This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 03 September 2009

Pancasila Sebagai Ideologi Negara

A. Dasar Pemikiran Pendidikan Pancasila

Era globalisasi menuntut adanya berbagai perubahan. Demikian juga bangsa Indonesia pada saat ini terjadi perubahan besar-besaran yang disebabkan oleh pengaruh dari luar maupun dari dalam negeri.

Kesemuanya di atas memerlukan kemampuan warga Negara yang mempunyai bekal ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang berlandaskan pada nilai-nilai keagamaan dan nilai-nilai budaya bangsa.

3. Tujuan Pendidikan Pancasila



Pendidikan Pancasila bertujuan untuk menghasilkan peserta didik yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berperikemanusiaan yang adil dan beradab, mendukung kerakyatan yang mengutamakan upaya mewujudkan suatu keadlan social dalam masyarakat.



SEJARAH PANCASILA

1. Kebangkitan Nasional

Perkembangan pendidikan di Indonesia sebagai akibat dari politik etis telah menimbulkan perubahan besar bagi sebagian rakyat Indonesia atau lebih tepatnya mengarah pada kesadaran nasional.



2. Sumpah Pemuda

Pada kongres II 26 – 28 Oktober 1928 PPPI telah memperoleh pengakuan yang bulat untuk semua golongan, yaitu keinsyafan satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa sebagai cermin tertanamnya Indonesia bersatu (“Sumpah Pemuda”).

PANCASILA SEBAGAI SISTEM NILAI

1. Pengertian Nilai

Nilai pada hakekatnya adalah sifat atau kualitas yang melekat pada suatu objek. Jadi, bukan objek itu sendiri yang dinamakan nilai.



2. Macam – Macam Nilai

Nilai dasar dijabarkan lebih lanjut oleh dengan cara interpretasi menjadi nilai instrumental. Rumusan nilai instrumental ini masih berupa rumusan umum yang berwujud norma-norma. Nilai instrumental ini kemudian dijabarkan lebih lanjut dalam nilai prakris, yang berwujud indicator-indikator yang sifatnya sangat konkrit berkaitan suatu bidang dalam kehidupan.



Dalam konteks hidup bernegara, maka Pancasila sebagai dasar Negara dan asas kerohanian Negara merupakan nilai dasar. Nilai dasar ini dijabarkan lebih lanjut dalam nilai instrumental, yaitu berupa UUD’45 sebagai hukum dasar tertulis.



3. Sistem Nilai dalam Pancasila

Nilai-nilai Pancasila bagi bangsa Indonesia menjadi landasan, dasar, serta motivasi atas segala perbuatan baik dalam kehidupan sehari-hari dan dalam kehidupan kenegaraan.



4. Bentuk dan Susunan Pancasila.

Bentuk Pancasila di dalam pengertian ini diartikan sebagai rumusan Pancasila sebagaimana tercantum di dalam alinea IV Pembukaan UUD’45. Pancasila sebagai suatu sistem nilai disusun berdasarkan urutan logis keberadaan unsur-unsurnya. Susunan sila-sila Pancasila merupakan kesatuan yang organis, satu sama lain membentuk suatu system yang disebut dengan istilah “Majemuk Tunggal”.



Pancasila sebagai satu kesatuan system nilai, juga membawa implikasi bahwa antara sila yang satu dengan sila yang lain saling mengkualifikasi. Hal ini berarti bahwa antara sila yang satu dengan yang lain, saling memberi kualitas, memberi bobot isi.



PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA

1. Pengertian Ideologi

Ideologi secara praktis diartikan sebagai system dasar seseorang tentang nilai-nilai dan tujuan-tujuan serta sarana-sarana pokok untuk mencapainya. Jika diterapkan oleh Negara maka ideology diartikan sebagai kesatuan gagasan-gagasan dasar yang disusun secara sistematis dan dianggap menyeluruh tentang manusia dan kehidupannya, baik sebagai individu, social, maupun dalam kehidupan bernegara.



2. Pancasila sebagai Ideologi Terbuka

Pancasila jika dilihat dari nilai-nilai dasarnya, dapat dikatakan sebagai ideologi terbuka. Dalam ideology terbuka terdapat cita-cita dan nilai-nilai yang mendasar, bersifat tetap dan tidak berubah. Oleh kareanya ideology tersebut tidak langsung bersifat operasional, masih harus dieksplisitkan, dijabarkan melalui penafsiran yang sesuai dengan konteks jaman. Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki ideologi-ideologi idealitas, normative dan realities.



3. Perbandingan antara Ideologi Liberalisme, Komunisme dan Pancasila

a. Liberalisme

Jika dibandingkan dengan ideology Pancasila yang secara khusus norma-normanya terdapat di dalam Undang-Undang Dasar 1945, maka dapat dikatakan bahwa hal-hal yang terdapat di dalam liberalisme terdapat di dalam pasal-pasal UUD 1945, tetapi Pancasila menolak liberalisme sebagai ideology yang bersifat absolutisasi dan determinisme.



b. Ideologi Komunis

Ideologi komunisme bersifat absolutisasi dan determinisme, karena memberi perhatian yang sangat besar kepada kolektivitas atau masyarakat, kebebasan individu, hak milik pribadi tidak diberi tempat dalam Negara komunis. Manusia dianggap sebagai “sekrup” dalam sebuah kolektivitas.



c. Ideologi Pancasila

Pancasila sebagai Ideologi memberi kedudukan yang seimbang kepada manusia sebagai makhluk individu dan makhluk social. Pancasila bertitik tolak dari pandangan bahwa secara kodrati bersifat monopluralis, yaitu manusia yang satu tetapi dapat dilihat dari berbagai dimensi dalam aktualisasinya.





MAKNA SILA-SILA PANCASILA

1. Arti dan Makna Sila Ketuhanan Yang Maha Esa

Manusia sebagai makhluk yang ada di dunia ini seperti halnya makhluk lain diciptakan oleh penciptanya.

2. Arti dan Makna Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Manusia ditempatkan sesuai dengan harkatnya. Hal ini berarti bahwa manusia mempunyai derajat yang sama di hadapan hukum.

3. Arti dan Makna Sila Persatuan Indonesia

Makna persatuan hakekatnya adalah satu, yang artinya bulat, tidak terpecah. Jika persatuan Indonesia dikaitkan dengan pengertian modern sekarang ini, maka disebut nasionalisme.

4. Arti dan Makna Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Perbedaan secara umum demokrasi di barat dan di Indonesia yaitu terletak pada permusyawarata. Permusyawaratan diusahakan agar dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang diambil secara bulat.

5. Arti dan Makna Sila Keadila Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Keadilan berarti adanya persamaan dan saling menghargai karya orang lain. Jadi seseorang bertindak adil apabila dia memberikan sesuatu kepada orang lain sesuai dengan haknya. Kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyat dalam arti dinamis dan meningkat.



7. Pancasila sebagai Orientasi dan Kerangka Acuan

a. Pancasila sebagai Orientasi Pembangunan

Pada saat ini Pancasila lebih banyak dihadapkan pada tantangan berbagai varian kapitalisme daripada komunisme atau sosialisme. Ini disebabkan perkembangan kapitalisme yang bersifat global. Fungsi Pancasila ialah memberi orientasi untuk terbentuknya struktur kehidupan social-politik dan ekonomi yang manusiawi, demokratis dan adil bagi seluruh rakyat.

b. Pancasila sebagai Kerangka Acuan Pembangunan



Pancasila diharapkan dapat menjadi matriks atau kerangka referensi untuk membangun suatu model masyarakat atau untuk memperbaharui tatanan social budaya.



Implementasi Pancasila sebagai Paradigma dalam Berbagai Bidang adalah :

1. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Pendidikan

Pendidikan nasional harus dipersatukan atas dasar Pancasila. Tak seyogyanya bagi penyelesaian-penyelesaian masalah-masalah pendidikan nasional dipergunakan secara langsung system-sistem aliran-aliran ajaran, teori, filsafat dan praktek pendidikan berasal dari luar.



2. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Ideologi

Pengembangan Pancasila sebagai ideologi yang memiliki dimensi realitas, idealitas dan fleksibilitas menghendaki adanya dialog yang tiada henti dengan tantangan-tantangan masa kini dan masa depan dengan tetap mengacu kepada pencapaian tujuan nasional dan cita-cita nasional Indonesia.



3. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Politik

Ada perkembangan baru yang menarik berhubung dengan dasar Negara kita. Dengan kelima prinsipnya Pancasila memang menjadi dasar yang cukup integrative bagi kelompok-kelompok politik yang cukup heterogen dalam sejarah Indonesia modern.



4. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Ekonomi

Pembangunan ekonomi nasional harus juga berarti pembangunan system ekonomi yang kita anggap paling cocok bagi bangsa Indonesia. Dalam penyusunan system ekonomi nasional yang tangguh untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, sudah semestinya Pancasila sebagai landasan filosofisnya.



5. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Sosial-Budaya

Pancasila merupakan suatu kerangka di dalam suatu kelompok di dalam masyarakat dapat hidup bersama, bekerja bersama di dalam suatu dialog karya yang terus menerus guna membangun suatu masa depan bersama



7. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Hukum

Pembangunan hukum bukan hanya memperhatikan nilai-nilai filosofis, asas yang terkandung dalam Negara hukum, tetapi juga mempertimbangkan realitas penegakan hukum dan kesadaran hukum masyarakat.



8. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Kehidupan Beragama

Salah satu prasyarat terwujudnya masyarakat modern yang demokratis adalah terwujudnya masyarakat yang menghargai kemajemukan masyarakat dan bangsa serta mewujudkannya sebagai suatu keniscayaan.











Penyimpangan


Penyimpangan
a. Penyimpangan yang Bersifat Positif
Penyimpangan yang bersifat positif merupakan suatu bentuk penyimpangan atau perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku, tetapi mempunyai dampak positif terhadap dirinya maupun masyarakat. Penyimpangan ini memberikan unsur inovatif dan kreatif sehingga dapat diterima oleh masyarakat, meskipun caranya masih belum umum atau menyimpang dari norma yang berlaku.

b . Penyimpangan yang Bersifat Negatif merupakan penyimpangan yang cenderung mengarah pada tindakan yang dipandang rendah, berdampak buruk serta merugikan bagi pelaku dan juga masyarakat. Bobot penyimpangan negatif dapat dilihat dari norma-norma atau nilai-nilai yang telah dilanggar. Pelanggaran terhadap norma-norma kesopanan dinilai lebih ringan dibanding pelanggaran terhadap norma hukum.

Berbagai Penyakit Sosial dalam Masyarakat
1 . Minuman Keras (Miras) adalah minuman dengan kandungan alcohol lebih dari 5%. Akan tetapi, berdasarkan ketetapan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), setiap minuman yang mengandung alkohol, berapa pun kadarnya, dapat dikategorikan sebagai minuman keras dan itu diharamkan (dilarang) penyalahgunaannya. Adapun yang dimaksud penyalahgunaan di sini adalah suatu bentuk pemakaian yang tidak sesuai dengan ambang batas kesehatan. Artinya, pada dasarnya boleh digunakan sejauh hanya untuk maksud pengobatan atau kesehatan di bawah pengawasan dokter atau ahlinya.

2. Penyalahgunaan Narkotika Pada awalnya, narkotika digunakan untuk keperluan medis, terutama sebagai bahan campuran obat-obatan dan berbagai penggunaan medis lainnya. Narkotika banyak digunakan dalam keperluan operasi medis, karena narkotika memberikan efek nyaman dan dapat menghilangkan rasa sakit sementara waktu, sehingga pasien dapat dioperasi tanpa merasa sakit. Narkotika dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu narkotika alami dan narkotika buatan. Narkotika alami misalnya ganja, candu, dan kokain sedangkan narkotika buatan atau sintesis misalnya morfin, heroin, putauw, dan shabu-shabu.

a. Heroin adalah jenis narkotika yang sangat keras dengan zat adiktif yang cukup tinggi dan bentuk yang beragam, seperti butiran, tepung, atau pun cair. Zat ini sifatnya memperdaya penggunanya dengan cepat, baik secara fisik ataupun mental. Bagi mereka yang telah kecanduan, usaha untuk menghentikan pemakaiannya dapat menimbulkan rasa sakit disertai kejang-kejang, kram perut dan muntah-muntah, keluar ingus, mata berair, kehilangan nafsu makan, serta dapat kehilangan cairan tubuh (dehidrasi). Salah satu jenis
heroin yang banyak disalahgunakan dalam masyarakat adalah putauw.
b . Ganja mengandung zat kimia yang dapat memengaruhi perasaan, penglihatan, dan pendengaran. Dampak penyalahgunaan diantaranya adalah hilangnya konsentrasi, meningkatnya denyut jantung, gelisah, panik, depresi, serta sering berhalusinasi. Para pengguna ganja biasanya melakukan penyalahgunaan ganja dengan cara dihisap seperti halnya tembakau pada rokok.
c . Ekstasi termasuk jenis zat psikotropika yang diproduksi secara illegal dalam bentuk tablet ataupun kapsul. Jenis obat ini mampu mendorong penggunanya berenergi secara lebih bahkan di luar kewajarannya. Hal ini menyebabkan pengguna berkeringat secara berlebih juga. Akibatnya, pengguna akan selalu merasa haus dan bahkan dehidrasi. Dampak yang ditimbulkan dari pengguna ekstasi, di antaranya diare, rasa haus yang berlebihan, hiperaktif, sakit kepala, menggigil, detak jantung tidak teratur, dan hilangnya nafsu makan.
d . Shabu-Shabu berbentuk kristal kecil yang tidak berbau dan tidak berwarna. Jenis zat ini menimbulkan dampak negatif yang sangat kuat bagi penggunanya, khususnya di bagian saraf. Dampak yang ditimbulkan dari pengguna shabu-shabu di antaranya penurunan berat badan secara berlebihan, impotensi, sariawan akut, halusinasi, kerusakan ginjal, jantung, dan hati, stroke,
e . Amphetamin merupakan jenis obat-obatan yang mampu mendorong dan memiliki dampak perangsang yang sangat kuat pada jaringan saraf. Dampak yang ditimbulkan dari penggunaan obat ini, di antaranya penurunan berat badan yang drastis, gelisah, kenaikan tekanan darah dan denyut jantung, paranoid, mudah lelah dan pingsan, serta penggunanya sering bertindak kasar dan berperilaku aneh.
f . Inhalen merupakan salah satu bentuk tindakan menyimpang dengan cara menghirup uap lem, thinner, cat, atau sejenisnya. Tindakan ini sering dilakukan oleh anak-anak jalanan yang lazim disebut dengan ngelem. Penyalahgunaan inhalen dapat memengaruhi perkembangan otot-otot sarat, kerusakan paru-paru dan hati, serta gagal jantung.

3. Perkelahian Antarpelajar sering terjadi di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan kota-kota besar lainnya. Perkelahian tersebut tidak hanya menggunakan tangan kosong atau perkelahian satu lawan satu, melainkan perkelahian bersenjata, bahkan ada yang menggunakan senjata tajam serta dilakukan secara berkelompok. Banyak korban berjatuhan, bahkan ada yang meninggal dunia. Lebih disayangkan lagi, kebanyakan korban perkelahian tersebut adalah mereka yang justru tidak terlibat perkelahian secara langsung. Mereka umumnya hanya sekadar lewat atau hanya karena salah sasaran pengeroyokan. Kondisi ini jelas sangat mengganggu dan membawa dampak psikis dan traumatis bagi masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Pada umumnya mereka menjadi was-was, sehingga kreativitas mereka menjadi terhambat. Hal ini tentu saja membutuhkan perhatian dari semua kalangan sehingga dapat tercipta suasana yang nyaman dan kondusif khususnya bagi masyarakat usia sekolah.

4. Perilaku Seks di Luar Nikah selain ditentang oleh norma-norma sosial, juga secara tegas dilarang oleh agama. Perilaku menyimpang ini dapat dilakukan oleh seorang laki-laki dan perempuan yang belum atau bahkan tidak memiliki ikatan resmi.

5 . B e r j u d i merupakan salah satu bentuk penyimpangan sosial. Hal ini dikarenakan berjudi mempertaruhkan harta atau nafkah yang seharusnya dapat dimanfaatkan. Seseorang yang gemar berjudi akan menjadi malas dan hanya berangan-angan mendapatkan banyak uang dengan cara-cara yang sebenarnya belum pasti.

6. Kejahatan (Kriminalitas) adalah tingkah laku yang melanggar hukum dan melanggar norma-norma sosial, sehingga masyarakat menentangnya. Sementara itu secara yuridis

Pengertian Al-Quran

• Al-Qur'an
Al-Qur'an (ejaan KBBI : Alquran, dalam bahasa Arab قُرْآن) adalah kitab suci agama Islam . Umat Islam memercayai bahwa Al-Qur'an ...
24 KB (2903 kata) - 06:40, 20 Juli 2009
• Hukum-hukum Allah (Islam)
Undang-undang atau Hukum-hukum Allah adalah intisari dari Kitabullah atau Al-Qur'an . Para Rasul diutus untuk menegakkan hukum-hukum/ ...
814 B (119 kata) - 15:33, 8 Juli 2006
• Suku Minangkabau
Adat basandi syara', syara' basandi Kitabullah (Adat bersendikan hukum, hukum bersendikan Al Qur'an) merupakan cerminan adat Minang yang ...
19 KB (2482 kata) - 14:02, 25 Juli 2009
• Kota Gorontalo
Kota ini memiliki motto “Adat Bersendikan Syara, Syara Bersendikan Kitabullah” sebagai pandangan hidup masyarakat yang memadukan adat dan ...
4 KB (517 kata) - 09:00, 1 Juli 2009
• Ibnu Taimiyah
Ia infakkan seluruh waktunya untuk belajar dan belajar, menggali ilmu terutama kitabullah dan sunah Rasul-Nya shallallahu’alaihi wa sallam ...
24 KB (1620 kata) - 10:59, 24 Juli 2009
• Hizbut Tahrir
serta menjadikan hukum-hukum syariat yang bersumber dari Kitabullah dan Sunnah RasulNya sebagai konstitusi dan sistem perundang-undangan mereka. ...
28 KB (3954 kata) - 15:38, 29 Juli 2009
• Lambang Gorontalo
Bintang adalah lambang keagamaan, sehingga selaras dengan filosofi "Adat bersendikan syara, syara bersendikan Kitabullah" Benteng ...
3 KB (360 kata) - 18:20, 1 Juni 2009
• Umar at-Tilmisani
tentang dirinya : “Karena itu saya tidak bermusuhan dengan siapapun, kecuali dalam rangka membela kebenaran atau mengajak menerapkan Kitabullah. ...
19 KB (2687 kata) - 01:26, 23 Juli 2009
• Tafsir Al-Qur'an
Al-Qur'an dengan sunnah karena ia berfungsi sebagai penjelas Kitabullah , dengan perkataan sahabat karena merekalah yang dianggap paling ...
14 KB (1972 kata) - 05:09, 7 Mei 2008
• Keith Ellison
php/kaifa-ihtadaitu/2007/aku-bersama-kitabullah/ Aku Bersama Kitabullah (Dakwatuna. com) http://www. startribune. com/587/story/739578. ...
13 KB (1652 kata) - 02:13, 29 Juni 2009
• Kesultanan Serdang
rakyat berdasarkan Hukum Syariah Islam dan Hukum Adat seperti kata pepatah, “Adat bersendikan Hukum Syara, Hukum Syara’ bersendikan Kitabullah”. ...
12 KB (1592 kata) - 01:30, 14 Januari 2009
• Ghadir Khum
Yaitu, Kitabullah dan yang lain adalah keturunan, Ahlulbaitku. Perhatikanlah, bagaimana kalian berani menentangku dengan berpaling dari ...
5 KB (731 kata) - 02:50, 21 Mei 2009
• Kabupaten Tanah Datar
Ikrar “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” ini disebut juga dengan Sumpah Satie yang juga di Tanah Datar dilahirkan, yaitu ...
8 KB (1034 kata) - 15:01, 1 Juni 2009
• Budaya Minangkabau
Hal ini tertuang dalam adagium Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Syarak mangato adat mamakai. Produk Budaya Demokratis ...
6 KB (755 kata) - 13:47, 29 Juni 2009
• Pantun
Menanam kelapa di pulau Bukum Tinggi sedepa sudah berbuah Adat bermula dengan hukum Hukum bersandar di Kitabullah 2. Ikan berenang didalam ...
12 KB (1570 kata) - 14:50, 31 Juli 2009
• Kesultanan Buton
Menghidupkan Kembali Falsafah Islam Hakiki Dalam Lembaga Kitabullah, bahawa `Kesultanan Buton menegakkan syariat Islam ialah tahun 1538 Miladiyah. ...
30 KB (4362 kata) - 00:11, 23 Mei 2009
• Kerajaan Pagaruyung
Papatah adat Minangkabau yang terkenal: "Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah", yang artinya adat Minangkabau bersendikan pada ...
21 KB (2649 kata) - 02:16, 21 Juli 2009
• Muhammad bin Abdul Wahhab
negeri kita seorang ulama, juru dakwah yang mengajak masyarakat kita kepada agama Allah, berpegang teguh kepada Kitabullah dan Sunnah RasulNya . ...
38 KB (5397 kata) - 21:38, 22 Juni 2009

Cord Muse

C                      G

Take my photo off the wall

Am Am/G F

if it just wont sing for you

C G

cuz all thats left has gone away

Am Am/G D

and theres nothing there for you to prove

Chorus:

F G

ohhh look what youve done,

c C/B Am Am/G

youve made a fool of everyone

F G

ohhh well it seems like such fun

C C/B Am Am/G

until you lose what you have won hoo oo



Verse 2:
C                         G

give me back my point of view

Am Am/G F

cuz i just cant think for you

C G

i can hardly hear you say

Am Am/G F

what should i do, well you choose



Chorus:

F G

ohhh look what youve done,

c C/B Am Am/G

youve made a fool of everyone

F G

ohhh well it seems like such fun

C C/B Am Am/G

until you lose what you have won



bridge:

F

ohh look what youve done,

G# A# C Barre

youve made a fool of everyone

  G#     A#    C     

youve made a fool of everyone

G# A# C

youve made a fool of everyone

Verse 3:

C G

Take my photo off the wall

Am Am/G F

if it just wont sing for you

C G

cuz all thats left has gone away

Am Am/G D

and theres nothing there for you to do



Chorus:

F G

ohhh look what youve done,

c C/B Am Am/G

youve made a fool of everyone

F G

ohhh well it seems like such fun

C C/B Am Am/G

until you lose what you have won



outro:

ohh look what youve done,

G# A# C Barre

youve made a fool of everyone

G# A# C

youve made a fool of everyone

G# A# C

youve made a fool..... of..... everyone.......
 
muse
Am              E7

It's buggin me, grating me

Dm Am

and twisting me around

E7

ya i'm endlessly caving in

Dm Am

and turnin inside out

(Chorus)

Am C

'cause i want it now

G

i want it now

Dm Am

give me your heart and your soul

C

and i'm breakin out

G

i'm breakin out

Dm E7

last chance to lose control



Am E7

it's holdin me, morphin me

Dm Am

and forcin me to strive

E7

to be endlessly cold within

Dm Am

and dreaming i'm alive



(chorus)

Am C

'cause i want it now

G

i want it now

Dm Am

give me your heart and your soul

C

i'm not breakin down

G

i'm breakin out



Dm                 E7

last chance to lose control



C

and i want you now

G

i want you now

Dm Am

i feel my heart implode

C

i'm breakin out

G

escaping now

Dm E7

feelin my faith erode

The used

        Dm              Bb 
And it´s all in how you mix the two  
         Dm                  Bb 
And it starts just where the light exists  
        Dm              Bb 
It´s a feeling that you cannot miss  
        Dm 
And it burns a hole  
   
    Bb 
Through everyone that feels it   
             C      
Well you´re never gonna find it  
             C 
If you´re looking for it  
                Bb 
Won´t come your way yeah  
            C 
Well you´ll never find it  
           Bb 
If you´re looking for it  
 
 
Bb 
Should´ve done something  
         C 
But I´ve done it enough  
       Dm 
By the way your hands were shaking  
        C                    Dm 
Rather waste some time with you  
 
         
        Dm               Bb 
And you never would have thought in the end  
       Dm                    Bb 
How amazing it feels just to live again  
         Dm             Bb 
It´s a feeling that you cannot miss  
    Dm                  Bb 
It burns a hole through everyone that feels it  
 
            C      
Well you´re never gonna find it  
             C 
If you´re looking for it  
                Bb 
Won´t come your way yeah  
            C 
Well you´ll never find it  
           Bb 
If you´re looking for it  
 
Bb 
Should´ve done something  
         C 
But I´ve done it enough  
       Dm 
By the way your hands were shaking  
    
    C                    Dm 
Rather waste some time with you  
 
Bb 
Should´ve said something  
         C 
But I´ve said it enough  
       Dm 
By the way my words were faded  
        C                    Dm 
Rather waste some time with you  
 
Bb 
Should´ve done something  
         C 
But I´ve done it enough  
       Dm 
By the way your hands were shaking  
       C                  Dm 
Rather waste my time with you  
 
Bb 
Should´ve said something  
         C 
But I´ve said it enough  
       Dm 
By the way my words were faded  
       C                  Dm 
Rather waste my time with you  
 
Bb 
Should´ve done something  
         C 
But I´ve done it enough  
       Dm 
By the way your hands were shaking  
       C                  Dm 
Rather waste my time with you  
 

The offspring

Intro: Em, C, G, D
 
 
Em                                         C
When we were young the future was so bright (Woah-oh!)
                                 G
The old neighborhood was so alive (Woah-oh!)
                                      D
And every kid on the whole damn street (Woah-oh!)
 
Was gonna make it big and not be beat
 
Em                                     C
Now the neighborhood's cracked and torn (Woah-oh!)
                                              G
The kids are grown up but their lives are worn (Woah-oh!)
                         D
How can one little street
 
Swallow so many lives
 
 
        Em
Chances thrown
          C
Nothing's free
        G                D
Longing for what used to be
           Em
Still it's hard
        C
Hard to see
        G                D
Fragile lives, shattered dreams
 
 
Em
Jamie had a chance, well she really did (Woah-oh!)
C
Instead she dropped out and had a couple of kids (Woah-oh!)
G
Mark still lives at home cause he's got no job
D
Just plays guitar and smokes a lot of pot
 
 
Em                   C
Jay committed suicide (Woah-oh!)
                     
Brandon OD'd and died (Woah-oh!)
G
What the hell is going on
D
cruelest dream, reality
 
 
        Em
Chances thrown
          C
Nothing's free
        G                D
Longing for what used to be
           Em
Still it's hard
        C
Hard to see
        G                D
Fragile lives, shattered dreams
 
 
 
        Em
Chances thrown
          C
Nothing's free
        G                D
Longing for what used to be
           Em
Still it's hard
        C
Hard to see
        G                D
Fragile lives, shattered dreams

Bimbo – Sajadah Panjang

Intro : Dm Gm A D
Bb F Em A
Bb C Dm

Dm Gm Dm
Ada sajadah panjang terbentang
Dm E A
dari kaki buaian
Dm A Bb F
sampai ke tepi kuburan hamba
Dm E A
kuburan hamba bila mati
Dm Gm Dm
ada sajadah panjang terbentang
Dm E A
hamba tunduk dan sujud
Dm Am Bb F
di atas sajadah yang panjang ini
Dm E A
diselingi sekedar interupsi

Reff :
Bb F C F
mencari rezeki mencari ilmu
Dm E A
mengukur jalanan seharian
Bb F C F
begitu terdengar suara adzan
Dm E A
kembali tersungkur hamba

Dm Gm Dm A Dm
ada sajadah panjang terbentang
Dm E A
hamba tunduk dan rukuk
Dm Am Bb F
hamba sujud tak lepas kening hamba
Dm A Dm
mengingat Dikau sepenuhnya

Back to intro, reff




Nahwu

Nahwu adalah ilmu untuk mengetahui hukum akhir dari suatu kata.
Contoh:
جَاءَ رَجُلٌ ـ رَأَيْتُ رَجُلاً ـ مَرَرْتُ بِرَجُلٍ
Shorof adalah ilmu tentang perubahan suatu kata.
Contoh:
نَصَرَ ـ نَاصِرٌ ـ مَنْصُوْرٌ
اَلْحَرْفُ

A. Huruf Mabany (Huruf Hijaiyah)
Huruf yang digunakan untuk menyusun suatu kata
Huruf mabany terbagi menjadi 2:
1. Huruf ‘Illah
Ada 3 huruf yaitu: ا و ي
2. Huruf Shohih
Seluruh huruf hijaiyah selain ا و ي
B. Huruf Ma’any
Huruf-huruf yang mempunyai makna
Huruf ma’any terbagi menjagi beberapa macam, diantaranya:
1. Huruf Jer
Huruf yang membuat kata setelahnya secara umum berharokat akhir kasroh.
Diantara huruf-huruf jer adalah:
مِنْ , إِلىَ , عَنْ , عَلىَ , فِى , رُبَّ , بِ , كَ , لِ
2. Huruf Athof
Huruf yang digunakan untuk menghubungkan antara satu kata dengan kata yang lain.
Diantara huruf-huruf athof adalah:
وَ , ثُمَّ , أَوْ
الْكَلِمَةُ
Al-Kalimah (kata) adalah lafaz yang mempunyai makna.

A. Isim
Kata yang menunjukkan atas suatu makna, dimana kata tersebut tidak terikat dengan waktu.
Contoh:
كِتَابٌ ـ بَيْتٌ ـ دِيْنٌ ـ بَابٌ ـ أسْتَاذٌ ـ شَجَرَةٌ
B. Fi’il
Kata yang menunjukkan atas suatu makna, dimana kata tersebut terikat dengan waktu.
Contoh:
نَصَرَ ـ كَتَبَ ـ ضَرَبَ ـ جَلَسَ ـ قَتَلَ ـ أَكَلَ
C. Huruf
Kata yang tidak mempunyai makna yang sempurna kecuali setelah bersambung dengan kata yang lain.
Huruf yang dikategorikan sebagai al-kalimah adalah huruf-huruf ma’any.
الْفَرْقُ بَيْنَ الاِسْمِ وَ الْفِعْلِ
(Perbedaan antara Isim dan Fi’il)
Ciri-ciri Isim:
عَلاَمَاتُ الاِسْم
التََّنْوِيْن
مِثْلُ :{ فَلاَ تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَندَادًا وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ} البقرة:22
الخَفْض
مِثْلُ : {بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ} الفاتحة:1
الْأََلِفُ وَاللاَّم
مِثْلُ :{ ذَلِكَ الْكِتَابُ لاَ رَيْبَ ِفيهِ} البقرة:2
حَرْفُ الجَرِِّ
مِثْلُ :{ وَلاَ تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ} البقرة:

تَقْسِيْمُ الاِسْمِ بِالنَّظَرِ إِلَى تَعْيِيْنِهِ
(Pembagian Isim Ditinjau Dari Segi Kejelasannya)

1. Isim Nakiroh
Isim Nakiroh adalah isim yang belum jelas penunjukannya
Contoh:
(Seorang muslim) مُسْلِمٌ
كِتَابُ طَالِبٍ
(Buku seorang mahasiswa)
2. Isim Ma’rifat
Isim Ma’rifat adalah isim yang sudah jelas penunjukannya
Contoh:
عُمَرُ (Umar) كِتَابُ مُحَمَّدٍ (Buku Muhammad)

Macam-macam isim ma’rifat
1. Dhomir (kata ganti orang)
Contoh:
هُوَ - أَنْتَ – أَنَا
2. Isim Isyaroh (kata penunjuk)
Contoh:
هَذَا - ذَالِكَ
3. Isim Maushul (kata sambung)
Contoh:
اَلَّذِيْ- اَلَّذِيْنَ
4. ‘Alam (nama orang)
Contoh:
عُمَرُ - مُحَمَّدٌ - خَدِيْجَةُ
5. Isim yang ada alif dan lam
Contoh:
اَلْبَيْتُ - اَلْمِصْبَاحُ - اَلْمَسْجِدُ
6. Isim yang disandarkan pada isim ma’rifat yang lain
Contoh:
كِتَابُ مُحَمَّدٍ - صَاحِبُ البَيْتِ
Catatan:
1. Isim Nakiroh biasanya mempunyai harokat akhir yang bertanwin
Contoh:
مُسْلِمٌ - مِصْبَاحٌ
2. Nama orang walaupun bertanwin tetap dikatakan sebagai isim ma’rifat dan bukan sebagai isim nakiroh.
Contoh:
مُحَمَّدٌ - زَيْدٌ
3. Apabila suatu isim disandarkan pada isim nakiroh, maka dia adalah isim nakiroh. Namun apabila disandarkan pada isim ma’rifat, maka dia adalah juga sebagai isim ma’rifat.
Contoh:
كِتَابُ طَالِبٍ - كِتَابُ مُحَمَّدٍ

Jumat, 28 Agustus 2009

SL07

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More